Senin, 30 September 2013

Cinta Tuhan, Cinta alam dan Cinta untuknya.

Oktober telah datang, biasanya bulan yang ditunggu oleh dia mungkin karena bulan kelahiranya. kalau saya antusias menyimak oktoberfest di munchen,pesta-pesta beer dengan gelas-gelas satu liter. Membayangkan bisa ikut merayakanoktoberfest dan ulang tahunya disana. Tapi kali ini sudah berbeda karena keadaan sudah berbeda, ini sedikit cerita kenapa blog ini lama gak ada posting tambahan dan sedikit ucapan ulang tahu untuknya. walaupun terlalu awal untuk ngucapinya tapi gak masalah mumpung ada waktu untuk menulis.
Deru suara kereta malam itu ditambah suasana khas kereta ekonomi. suasana hati begitu riang setelah bisa nonton pemain pujaan Paolo Maldini dalam friendly match milan glory antara Indonesia vs Milan Glory. Lelah yang mmengiringi dalam perjalanan pulang ke rumah seakan mata ingin cepat memejam. Tiba-tiba hape berdering menyuratkan rasa yang begitu berbanding terbalik dengan perasaan sebelumnya. Seseorang yang selama ini jadi setengah identitas diri saya berkata yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Tuhan maha paradoks. yang selalu bisa mengkontraskan keadaan. 
Awalnya menerima tetapi jiwa hati dan pikiran di hari-hari selanjutnya mulai berontak dengan kenyataan itu. Bagaimana orang yang sudah mengiringi tumbuh dan berkembangya diri ini memilih keputusan yang tidak terduga sama sekali. Impian,harapan, angan dan cita-cita seakan hilang diterjang badai yang tidak tahu dari mana arahnya. Benci kepadanya merasuki tubuh ini dengan bau khasnya. perasaan hanya diliputi dendam an rasa amarah. tetapi gak sengaja baca kata-kata dari Martin Luther King Jr bahwa "saya telah memutuskan untuk tetap dengan cinta, kebencian adalah suatu beban yang terlalu besar untuk ditanggung". Mulailah berpikir dan menyelami kata itu. Benarkalau perasaan benci hanya nambah beban di dalam diri saya. hati kecil selalu meronta untuk kembali mencinta apapun keadaan sekarang. Ini bukanlah penderitaan yang dia berikan padaku tapi pembelajaran. penderitaan yang sebenarnya adalah penderitaan yang rakyat suriah rasakan karena adanya konflik saudara.
Sebulan selanjutnya masih bingung mau kemana diri ini melanjutkan hidup dan bagaimana mengekspresikan cinta ini. Apakah pergi ke barat,timur, utara atau selatan. Pilihan pun jatuh untuk melanjutkan hobi baru yang selama ini kita baru jalani. Travelling. Tapi kali ini melanjutkan hobi sendiri tanpa dia sebagai pasangan. Kertas list yang pernah saya buat untuk tempat yang ingin dikunjungi bersama, saya robek ganti dengan tujuan baru yang bisa dikunjungi tanpa dia. yang sebenarnya masih saya harapkan untuk bisa menemani melanjutkan hobi ini. Saya sudah gak percaya ada orang yang ngomong kalau kamu menuliskan keinginanmu di secarik kertas kemudian simpan disuatu tempat maka beberapa tahun kemudian buka maka semua keinginan di kertas bisa terwujud satu persatu. Yang paling penting adalah terus melanjutkan hidup tidak memikirkan keinginan yang tidak sesuai harapan.
Gunung, pantai, air terjun, dan sungai rasanya memanggil diri ini untuk segera belajar kehidupan lewat hobi travelling. petualangan pun dimulai. setiap jalan yang kulalui siapapun teman yang menemani terkesan asal-asalan. rasanya dia masih tetap yang paling nyaman. bayangan wajahnya seakan mengikuti, nafas saya hirup dalam-dalam ketika di alam yang indah layaknya saya mencumbumu dengan perasaan cinta, kanan kiri pohon saya lihat seksama seakan melihat matamu yang sayu.angin dan ombak pantai berbisik seakan mengabarkan rindu kepadanaya tetapi tidak bisa untuk bertemu karena terhalang karang dan dinding yang tebal, dinginya puncak gunung terasa hangat kalau terlintas pikiran dia yang pernah mendekap. Saya merasa diri ini sudah seperti elang, terbang bebas kemana, sesekali hinggap menemuinya karena dia yang panggil, kemudian balik lagi terbang sampai menunggu dia berkata "hai elang, ini panggilan terakhir untukmu, karena aku akan kembali menemanimu terbang". tapi gak mungkinlah kata itu terucap ketika pas tanggal kelahiranya besok. karena dia sudah merangkai kata untuk selain saya. pesimis di dunia nyata untuk itu tapi gak menghalangi optimis di dunia mimpi atau imajinasi sebelum tidur.
Ternyata itu semua hanya bagainana saya merasakan cinta tanpa memiliki. banyak berbagai cara untuk menikmati cinta ini. Benar kata Ajahn Brahm, "masa-masa indah itu ada kadaluarsanya, ada saatnya kita harus melepasnya dengan elegan". Kita sudah berjaan sendiri-sendiri sambil berharap reinkarnasi masa-masa indah dulu. semoga bisa terjadi reinkarnasi itu. saya masih yakin suatu saat bisa mempersatukan pengalaman kemana selama kita jalan sendiri di blog ini. Sampai kapan kita bisa kembali lagi bukan saya yang menentukan, karena saya bukan agen rhodes di film now you see me, yang begitu pintar mensetting keadaan. hanya dia yang mempunyai kode dan kunci untuk kita kembali lagi. Biarkan ini menjadi misteri untuk saya . Tuhan maha asyik. Bagaimana memberi pelajaran tentang mencinta dengan pengalaman ini. dan mengeluarkan ayat-ayat cinta lewat hobi ini. Sampai jumpa di waktu yang berbahagia.
Mungkin tulisan ini tidak merubah keadaan tapi sedikit merubah pandangan dan pikiran.

Happy birthday Rina Prafiyanti ke 21. Love you
13 oktober 2013
2 agustus 2007-22 februari 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar